Posts

Friday Thoughts

"You need more support system."
Once, a boy told me that randomly.

"No. I'm well-motivated."
"Why did you say that?" I asked

"You have no friend, haven't you? I always see you hang out with no one but yourself." He replied

"So, who are you then?"

He looked at me
"I'm more than that... I guess?"

"So.. what do you called yourself?" I said

"What am I to you?" He turned back the question

"I know where the conversation is going. I didn't mean to be rude, but I have a boyfriend."

"Does he always be there for you?'

I sat in silent

"When you want to go for hang out, does he accompany you? You don't have to answer this, you always go out with yourself."

I looked down

"Does he even care about you?"

"Yes, he does." My words finally out

"Do you think that he always thinking about you every night before he sleep?"

"Yes, he does."

&…

When Sagittarius Meets Libra

"A relationship between a Sagittarius woman and Libra man brings together two of the happiest and most sociable signs in the zodiac, so this is sure to be a good match? Well, yes, Sagittarius woman and Libra man compatibility is strong, and in fact it can be made even strong when this couple realize that they do share ideals too."
I trust in zodiac. I keep do searching about my daily horoscope. Just to make sure that my love, life, money, and friends are fine for that day.
Today, we're officially been together for 10 months. We've done a lot of fight, we've done a lot of laugh, we've done a lot of hug, we've done a lot of kiss.  I've done a lot of cry-- he haven't, and never be, he said.
But this is not about me. This time, it's all about him.
Let's call him no name, because I won't mention his name.

He is older than me, but doesn't mean he's wiser than me. He was the-childish-things that ever happened in my life. 
He is cute, no--not i…

Sunday's Sadness

Hari ini hari minggu. Aku terbangun jam 4 pagi, tanpa alarm. Hebat, kan? Tapi habis itu ngantuk lagi dan ketiduran sampai jam 7 lewat hehe. Mau siap-siap pergi ke gereja tapi aku siap-siapnya lama, tapi aku mikirnya mana mungkin sampai di gereja tepat waktu sedangkan gerejanya aja mulai jam 8 pagi. Lalu, gak punya niat lagi untuk ke gereja dan gelayutan di kasur sambil merem. 
Jam 7:20 tiba-tiba melamun sendiri, keinget udah 3 minggu gak ke gereja. Tiba-tiba mau nangis, terus gak mikir apa-apa lagi langsung lari ke kamar mandi. Dengan sekuat tenaga menyelesaikan semua persiapan jam 7:45. Nyampenya? Ya pasti telat. Aku sampai di gereja jam 8:10 dan untungnya ibadahnya belum mulai. Aku duduk di paling belakang, karena orang-orang telat emang tempatnya di kursi bagian belakang. Sebelum mulai ibadah, aku mulai doa pribadi. Belum apa-apa udah nangis hahaha, udah yakin kalo aku terlalu hina buat ngomong sama Tuhan setelah sekian lama gak datang ke gereja. Ditambah lagi, tadi pagi juga udah…

Ngeluh Mulu

Lagi banyak pikiran. Antara lagi capek sama kuliah, homesick, atau ah gak tau deh hehe. Lagi terbebani sama hal-hal kayak takut ngecewain orang lain, takut kebaikanku gak dianggap sama orang lain, takut gak pernah bisa ngertiin orang lain. Rasanya pengen nangis terus setiap hari. Kalau kata orang, sibukkin diri sendiri itu bisa manjauhkan dari pikiran-pikiran yang bisa mengakibatkan reaksi yang berlebihan. Aku sibuk, banget malah. Ada 3 presentasi dan 3 paper yang harus aku selesaikan dalam minggu ini. Tapi, malah nyelesaiin tugasnya yang gak fokus, mikirin yang gak pentingnya malah difokusin. Aku gak punya teman, aku yang ngerasa gak punya teman atau aku emang gak punya teman ya haha. Bener-bener butuh someone supportive biar aku bisa lewatin ini semua.
Aku tau aku gak sendiri sebenarnya, aku punya orang tempat aku berbagi cerita. Tapi, sepertinya aku egois kalo cuma memanfaatkan dia sebagai tempatku mengeluh. Dia juga punya kegiatan yang harus dia selesaikan, dia punya hal lain yan…

Cuci Piring

1:40
Prangggg "Udh piring yang ke berapa ini, yang pecah?" kata Ibu dari balik cucian piring.  "Hari ini gelas, kok. Hehe." cengirku sambil mengamati gelas yang pecah.  "Kok pecahnya aneh, Bu?" 
"Ya, kalo bahannya duralex, kalo pecah ya hancur gak berbentuk gitu." jawab Ibu "Hoo.. Kalo gelas bahan lagi emangnya pecahnya gimana?" "Paling cuma retak, masih keliatan kalo itu awalnya gelas." jawab Ibu lagi.  "Tapi sama-sama pecah kan, Bu? Gak bisa dipakai minum lagi?" balasku lagi.  "Ya enggak lah, namanya juga udah pecah! Malah bikin luka nanti karena tergores serpihan kacanya."
Dulu, suka ngeledekin perumpamaan tentang piring yang pecah. Yang katanya, kalo ada piring pecah, trus kita minta maaf ke piringnya, piringnya gak bakal bisa jadi piring utuh lagi. Sama kayak hati, kalo hati udah dilukai, kata-kata maaf gak bisa menyembuhkan. Dulu suka mikir, "hati ya hati, piring ya piring, mana bisa piring pecah balik la…

Mati Rasa (?)

Kabanjahe, 22 Juli 2017. 
Suhu di luar 18 derajat menurut penunjuk suhu di dalam mobil yang sedang melaju di daerah Kabanjahe.  Aku pulang kampung hari ini, bertemu kakek, nenek, dan keluarga lainnya.  Tepat pertama kali aku menginjakkan kaki di lantai rumah kakek nenekku, aku terkejut lalu langsung mundur lagi ke belakang tempat aku meninggalkan sepatuku tadi. Dingin woi! Seketika aku menyesal karena lupa membawa kaus kaki. 
Belum bisa beradaptasi dengan suhu di sini, yang sangat sangat jomplang dengan di Medan, aku dikejutkan lagi dengan kata-kata Ibuku: "Jessi, mandi." Mau tidak mau, aku mandi, tentu saja dengan wajah ditekuk ke dalam. Ibuku bilang, ia sangat pintar mempraktekkan wajah merengutku. Ia bilang, dari kecil hobiku hanya merengut makanya ibuku jago mempraktekkannya, lalu hobiku selain itu, ya menangis. 
Aku mati rasa.  Bukan karena suhu 18 derajat ini (yang aku yakin penunjuk suhu itu tidak akurat karena suhu di sini menurutku melebihi 18 derajat).  Aku masih bisa mera…

Bullying in School

Image
Kemarin, tanggal 19 Mei 2017, aku “me” time lagi di salah satu café yang gak terlalu ramai pengunjung dan asyiknya wi-fi nya cepat banget. Awal datang ke café ini sih niatnya mau belajar buat Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Kewarganegaraan besoknya. Tetepi yang terjadi adalah…..ya emang aku belajar kok hehe. Nah, setelah aku ngumpulin materi dan baca-baca beberapa jam, barulah aku bosan. Didukung dengan akses internet yang lancar, akhirnya aku memutuskan untuk mengakhiri sesi belajarku dan beralih ke streaming tv series, 13 Reasons Why lagi karena emang aku belum selesai nontonnya. Dari awal nonton tv series ini, aku gak tau apa sih intinya. Filmnya yang susah dipahami atau emang aku yang loadingnya lambat beda tipis doang sih. Jadi, setelah menyelesaikan 6 episode dari 13 episode, aku baru ngeh ini intinya apaan. Well, the film is about bullying in Senior High School, dan tragisnya korbannya sampai bunuh diri. Aku cerita sedikit, ya. Dari SMP aku sekolah di sekolah yang berba…